ZT Mira - шаблон joomla Окна
Monday, May 20, 2019

Rapat Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati Gianyar Tahun Anggaran 2018 (12 Maret 2019) Featured

Rate this item
(0 votes)

Bupati Gianyar I Made Mahayastra, SST.Par.MAP menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Gianyar Tahun Anggaran 2018 Kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Gianyar dalam Rapat Paripurna I Masa Persidangan I Tahun 2019, pada hari Selasa, 12 Maret 2019. Sidang juga dihadiri Wakil Bupati Gianyar, A.A. Gde Mayun, SH, Sekda Kab. Gianyar serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar. Pada sidang yang dipimpin Ketua DPRD Gianyar, Drs. I Wayan Tagel Winarta, Bupati Gianyar menyampaikan bahwa Tahun Anggaran 2018 merupakan tahun awal pelaksanaan RPJMD Semesta Berencana Tahun 2018-2023, sekaligus merupakan tahun transisi peralihan antara kebijakan pembangunan sebelumnya dengan dengan kebijakan pembangunan yang akan datang. LKPJ Kepala Daerah Tahun Anggaran 2018 pada dasarnya merupakan progress report atas kinerja pembangunan selama satu tahun. Serta menjadi kegiatan evaluasi terhadap Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah  Daerah (RPJMD).

Bupati Gianyar mengimbuhkan, Penyampaian LKPJ Kepala Daerah kepada DPRD, untuk memberikan informasi penyelenggaraan pemerintahan selama satu tahun. Sebagai bahan evaluasi dan atau koreksi, serta bahan masukan untuk dapat meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah tahun berikutnya. Dikatakan, pada APBD Tahun Anggaran 2018, pendapatan daerah dirancang Rp. 2,052 triliun lebih dan terealisasi sebesar Rp. 1,949 triliun lebih (95 persen dari rencana). Realisasi tersebut bersumber dari Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp. 770,20 milyar lebih, 95,48 persen dari rencana sebesar Rp 805,83 milyar lebih. Sedangkan untuk dana perimbangan realisasinya sebesar Rp. 928,95 milyar lebih, 98,73 persen dari rencana sebesar Rp. 940,91 millyar lebih. Dan Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah, realisasinya sebesar Rp 250,27 milyar lebih, atau 81,99 persen dari rencana sebesar Rp. 305,21 milyar lebih. Sementara, pengelolaan atas Belanja Daerah mencapai realisasi sebesar Rp. 2,038 triliun lebih, 94,33 persen dari rencana sebesar Rp. 2,161 triliun lebih. Sedang, untuk pembiayaan Daerah, yaitu penerimaan pembiayaan Daerah yang direncanakan sebesar Rp. 153,14 miliyar lebih, terealisasi sebesar Rp. 140,21 milyar lebih, atau 95,88 persen Dan pengeluaran pembiayaan daerah teralisasi 100 persen sesuai rencana sebesar Rp. 44,125 milyar lebih. Bupati Gianyar juga menyampaikan sembilan prioritas pembangunan Kabupaten Gianyar yang ditetapkan dalam RKPD Tahun 2018, meliputi, Pembangunan Bidang Pendidikan, Pembangunan Bidang Kesahatan, Penanggulangan Kemiskinan dan Pengangguran, Pembangunan Infrastruktur, Ketahanan Pangan, Peningkatan Kreatifitas Inovasi, Teknologi, Pariwisata, Kebudayaan dan Ekonomi, Pembangunan Lingkungan Hidup, Tata Ruang, dan Penanggulangan Bencana, Reformasi Birokasi dan Tata Pemerintahan yang baik, serta Ketentraman dan Ketertiban Masyarakat. Terkait dengan data statistik Kabupaten Gianyar Tahun 2018, Bupati Gianyar memaparkan, Perekonomian Kabupaten Gianyar yang ditunjukan dari Produk domestikregional Bruto (PDRB) dalam kurun waktu sepuluh tahun mengalami peningkatan hampir dua kali lipat. Dimana pada tahun 2010 sebesar Rp. 10,902 milyar lebih menjadi Rp. 24,320 milyar lebih di tahun 2017. Bupati Gianyar mengatakan, kondisi ini menunjukan pesatnya pembangunan yang menciptakan nilai tambah dalam mendukung perekonomian Kabupaten Gianyar, baik sector pariwisata, Industri, Pertanian maupun jasa-jasa. Ditambahkan, Perkembangan Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Gianyar dalam tujuh tahun terakhir sangat dipengaruhi perkembangan perdagangan global. Dimana tahun 2011 sebesar 7,15 persen, menjadi 7,08 persen di tahun  2012, tahun 2013 menjadi 6,82 persen, tahun 2014 mencapai 6,80 persen, tahun 2015 mencapai 6,30 persen, tahun 2016 mencapai 6,31 persen dan tahun 2017 mencapai 5,50 persen. Kinerja pembangunan di Kabupaten gianyar dilihat dari indicator indeks pembangunan manusia (IPM), menunjukan perkembangan yang mjengembirakan. Dimana angka capaian IPM pada tahun 2011 ssebesar 71,45 meningkat menjadi 73,36 pada tahun 2012, pada tahun 2013 sebesar 74,00 meningkat ssebesar 74,29 pada tahun 2014, pada tahun 2015 sebesar 75,03 meningkat menjadi 75,7 pada tahun 2016 serta pada tahun 2017 sebesar 76,09. Bupati Gianyar mengimbuhkan, Pencapaian IPM Kabupaten Gianyar tahun 2017, berada di atas rata-rata pencapaian IPM Provinsi Bali yang hanya sebesar 70,81. Ini menjadi sesuatu yang mengembirakan bagi kita semua.

Read 403 times
Login to post comments

DPRD Twitter

Please specific twitter username in backend or you can not see anything!

Hubungi Kami

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

User Login

Brown Blue Orange