ZT Mira - шаблон joomla Окна
Monday, May 20, 2019

Rapat Paripurna Penyampaian PU Fraksi terhadap Enam Raperda Kab. Gianyar (11 Pebruari 2019) Featured

Rate this item
(0 votes)

Pada hari Senin, 11 Pebruari 2019 DPRD Kabupaten Gianyar menyelenggarakan Rapat Paripurna dalam rangka Penyampaian Pandangan Umum Fraksi DPRD Kabupaten Gianyar terhadap Enam Raperda yang diajukan Bupati Gianyar. Lima Fraksi di DPRD Kabupaten Gianyar yakni Fraksi PDI. Perjuangan, Fraksi Partai Golkar, Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Gerindra dan Fraksi Hanura-Nasdem. Terhadap enam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diajukan Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, SST.Par.MAP. Pandangan Umum Fraksi PDI. Perjuangan dibacakan oleh I Wayan Suartana. Menyampaikan, enam Raperda yang disampaikan Bupati Gianyar sekiranya berorientasi pada mutu. Artinya peraturan yang dibuat bukan peraturan yang kejar tayang semata meskipun tenggang waktu sangat penting. Fraksi PDI Perjuangan juga minta beberapa penjelasan atas raperda mengenai identifikasi ketetapan lokasi kumuh.

Juga minta tanggapan Bupati atas keluhan masyarakat tentang pelayanan PDAM.  Sedangkan Fraksi Gerindra lebih banyak mengajukan pertanyaan kepada Bupati Gianyar terkait raperda. Setidaknya ada 22 pertanyaan yang dilayangkan Fraksi Gerindra, yang disampaikan oleh Ida Bagus Nyoman Rai, SH.MSi. Seperti perkembangan Kebun Raya Gianyar, efektivitas CCTV di Kabupaten Gianyar, Luas lahan pertanian Kabupaten Gianyar. Dan pertanyaan lain yang bersifat membangun demi kemajuan Kabupaten Gianyar.  Pandangan Umum Fraksi Hanura-Nasdem disampaikan oleh Ida Bagus Manu Atmaja, SE minta Raperda tentang Tata Ruang dan Peraturan Zonasi Kawasan Sukawati Tahun 2019-2039, dan Raperda tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Kabupaten, Kawasan Pariwisata Ubud Tahun 2019-2039 untuk ditunda pembahasannya. Sedangkan untuk raperda lainnya Fraksi Hanura-Nasdem minta penjelasan dan tanggapan. Pandangan Umum dari Fraksi Partai Golongan Karya disampaikan I Wayan Gede Sudarta, SH mengungkapkan, dalam pembahasan Raperda harus dilakukan secara cermat, kritis holistic dan komprehensif. Agar tidak menimbulkan multitafsir yang dapat memunculkan spekulasi negatif dan gejolak sosial. Fraksi Golkar juga mengusulkan agar segera dibuatkan PanitiaKkhusus (Pansus) tentang Rencana Tata Ruang dan peraturan  Zonasi Kawasan Sukawati, Raperda tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Kabupaten Pariwisata Lebih dan Pansus tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Kabupaten dan Kawasan Pariwisata Ubud. Sedangkan Fraksi Demokrat, menanyakan kompetensi SDM yang ada serta upaya Bupati untuk mengembangkan produksi berupa air minum dalam kemasan untuk dikonsumsi masyarakat atau wisatawan. Sedangkan Fraksi Demokrat juga menanyakan, apakah ada keinginan Bupati untuk meningkatkan kelembagaan perusahaan daerah air minum Kabupaten Gianyar menjadi perseroan terbatas (PT).  Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gianyar mengungkapkan, terkait Raperda Air Minum Dalam Kemasan Gianyar memiliki banyak konsumen. Baik di pemerintahan maupun di luar pemerintahan. Maka dari itu ia ingin memanfaatkan peluang yang ada untuk menjual air dengan lebih higenis dan lebih murah. “Sehingga dapat membantu masyarakat serta keuntungannya akan menajdi pendapat daerah. Nantinya akan dinikmati kembali oleh masyarakat melaui program-program yang diluncurkan. Mengenai nama dan logo, belum diputuskan tetapi kemungkinan akan diberi nama Tirta Sanjiwani agar sejalur sama nama rumah sakit.

Read 550 times
Login to post comments

DPRD Twitter

Please specific twitter username in backend or you can not see anything!

Hubungi Kami

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

User Login

Brown Blue Orange