ZT Mira - шаблон joomla Окна
Tuesday, December 11, 2018

Selamat Datang di Web Site DPRD Kab. Gianyar

Berita Kegiatan

Berita Kegiatan (55)

DPRD Kabupaten Gianyar menggelar Sidang Paripurna III dengan agenda Penyampaian  Jawaban Bupati Gianyar atas Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Gianyar Tahun Anggaran 2019, yang telah disampaikan pada tanggal 12 Nopember 2018. Sidang dibuka oleh Ketua DPRD Kabupaten Gianyar Drs. I Wayan Tagel Winarta di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Gianyar, pada hari Senin 19 Nopember 2019. Diawali jawaban atas pandangan umum dari Partai PDI Perjuangan, Bupati Gianyar I Made Mahayastra, SST.Par.MAP menjawab terkait aspek pendapatan, Pemkab Gianyar telah menetapkan target PAD didasarkan pada potensi pajak daerah dan retribusi daerah dengan memperhatikan perkiraan pertumbuhan ekonomi, keamanan, realisasi tahun sebelumnya serta pertumbuhan potensi wajib pajak baru. Ini juga menjawab pandangan umum dari Fraksi Partai Golkar, Partai Demokrat.

Perencanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Gianyar Tahun Anggaran 2019, dirancang secara terintegrasi sehingga pemanfaatan sumber daya yang tersedia  dapat digunakan secara efektif dan efisien. Hal ini disampaikan  Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, SST.Par.MAP saat  Rapat Paripurna Penyampaian Pengantar Nota Keuangan Rancangan APBD Kabupaten Gianyar Tahun Anggaran 2019 di Gedung DPRD Kabupaten Gianyar, pada hari Senin, 29 Oktober 2019. I Made Mahayastra, SST.Par.MAP menyampaikan, dalam penyusunan APBD perlu diselaraskan dengan kebijakan pembangunan daerah dan pembangunan nasional. Hal itu akan tercermin dari adanya harmonisasi capaian kinerja, sasaran program, dan kegiatan yang dijabarkan kedalam fungsi pengelolaan keuangan daerah.

Revitalisasi Pasar Umum Gianyar kini terus dimatangkan oleh jajaran Eksekutif dan Legislatif di Kabupaten Gianyar. Berbagai fasilitas pun akan melengkapi bangunan pasar dengan enam lantai itu, salah satunya dilengkapi dengan eskalator untuk menghubungkan setiap lantai. Seperti yang terungkap dalam rapat kerja yang diselenggarakan di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar, pada hari Senin, 15 Oktober 2018. Dalam suasana rapat kerja tersebut kalangan Legislatif menyampaikan rentetan pertanyaan dan usulan. Salah satunya agar tidak hanya membuat pasar yang megah dan modern. Namun juga harus matang dalam penataan pedagang disetiap lantainya. Bupati Gianyar I Made Mahayastra, SST.Par.MAP mengatakan pihaknya sudah menyiapkan penataan di setiap lantai. Menghubungkan setiap lantai tersebut akan di pasangi escalator. Oleh karena itu, penataan pedagang nantinya akan menyesuaikan dengan jenis dagangannya. Artinya pedagang daging di lantai berapa, pedagang kain di lantai berapa dan sebagainya. Itu nanti akan diatur dan ditata sedemikian rupa. Ditegaskan meski pembangunan Pasar Gianyar yang baru menggunakan anggaran mencapai 250 miliar rupiah.

Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Gianyar tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Gianyar Nomor 5 Tahun 2017 tentang Anggaran dan Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018 ditetapkan oleh Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Gianyar. Penetapan ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Persetujuan Bersama Penetapan Ranperda menjadi Perda Kabupaten Gianyar pada Rapat Paripurna IV Masa Persidangan III di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Gianyar, pada hari Selasa, 25 September 2018. Sidang yang dihadiri 29 Anggota Dewan tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Gianyar, Drs. I Wayan Tagel Winarta. Sebelumnya, Wakil DPRD Kabupaten Gianyar, Drs. I Made Togog, MSi menyampaikan Pendapat Akhir Lembaga terhadap hasil pembahasan Raperda tersebut. Wakil Ketua DPRD menyampaikan, pembahasan Raperda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2018 merupakan kewajiban konstitusi sebagaimana tersurat dalam UU No 23 Tahun 2014, PP No 58 Tahun 2005, Permendagri No 59 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Permendagri No 13 Tahun 2006.

Setelah mendengarpenyampaian Pandangan Umum Fraksi DPRD Kabupaten Gianyar terhadap penyampaian Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Kabupaten Gianyar Tahun Anggaran 2018 pada sidang sebelumnya tanggal 10 Juli 2018. Kini, pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Gianyar giliran Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, SST.Par.MAP menyampaikan jawaban atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Gianyar yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Gianyar, Drs. I Wayan Tagel Winarta di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Gianyar, pada hari Senin, 24 September 2018. Secara berurutan, Bupati Gianyar menyampaikan jawaban terhadap Pandangan Umum Partai Demokrat salah satunya terkait langkah-langkah yang dilakukan dalam meningkatkan pajak daerah. Langkah-langkah yang dilakukan yakni langkah intensifikasi dengan cara optimalisasi penagihan terhadap wajib pajak yang selama ini penyetorannya tidak konsisten, optimalisasi penagihan terhadap tunggakan wajib pajak, mengupdate database secara berkala serta melaksanakan penyuluhan dan sosialisasi tentang pajak daerah. Langkah ekstensifikasi yakni dengan pendataan wajib pajak baru baik yang berijin maupun tidak berijin dengan menerbitkan NPWPD secara bertahap, pendataan ulang wajib pajak PBBP2 yang lahannya sudah beralih fungsi, meningkatkan dan memperluas pembayaran pajak melalui system online mulai dari pendaftaran, penetapan dan penyetoran berbasis teknologi informasi.

Bupati Gianyar I Made Mahayastra, SST.Par.M.AP menyampaikan visi misinya dalam Rapat Paripurna Istimewa di Ruang Sidang Utama DPRD Kab. Gianyar, pada hari Jumat (21 September 2018). Bupati asal Malinggih Payangan itu menyampaikan pidato perdananya setelah resmi dilantik menjadi orang nomor satu di Kota Seni sehari sebelumnya oleh Gubernur Bali Dr. Ir. I Wayan Koster, M.M. Selain menyampaikan visi misi, rapat paripurna istimewa juga diisi dengan Sertijab dari Plh. Bupati Gianyar  Ir. I Made Gede Wisnu Wijaya, MM kepada Bupati Mahayastra. Dalam pidatonya, Bupati Gianyar menyampaikan visi misi lima tahun kedepan yang mengacu pada konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali, dimana dalam pelaksanaannya dilakukan dengan pola satu jalur. Kebijakan pembangunan Gianyar menjadi satu kesatuan, atau satu jalur dengan kebijakan pembangunan Pemprov Bali. Visi misi pasangan Mahayastra – Agung Mayun 5 tahun kedepan juga dilandaskan pada konsep Tri Hita Karana. "Menjunjung tinggi filosofi Tri Hita Karana dan nilai-nilai adat, agama, tradisi dan budaya luhur masyarakat Gianyar menjadi landasan filosofis dalam perumusan visi dan misi pembangunan daerah, sehingga diharapkan terwujud  kesejahteraan masyarakat Gianyar yang adil dan makmur lahir dan bathin, secara berkelanjutan”.

Komisi IV DPRD Kab. Gianyar yang membidangi Kesehatan menggelar Rapat Kerja dengan Dinas Kesehatan Kab. Gianyar pada hari Selasa, 4 September 2018 bertempat di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Kab. Gianyar. Pada rapat tersebut, salah satu anggota Komisi IV Putu Gede Pebriantara, SE mengatakan, sesuai dengan aturan yang ada, menyebutkan rujukan hanya bisa dilakukan dari Puskesmas ke Rumah Sakit Tipe C. Sedangkan Rumah Sakit Tipe C tidak ada di Gianyar. Saat ini RSUD Sanjiwani sudah tipe B sehingga pasien BPJS tidak bisa langsung dirujuk ke RSUD Sanjiwani. Persoalan yang muncul adalah pasien BPJS Kesehatan berhahrap mendapat pelayanan setelah di Puskesmas agar dirujuk ke RSUD Sanjiwani. Putu Gede Pebriantara bersama anggota Dewan lainnya banyak mendapat keluhan dari masyarakat, mengingat pasien BPJS enggan dirujuk ke rumah sakit swasta tipe C. Banyak warga yang mengadu, saat dirujuk ke RS Swasta, untuk kamar kelas III dibilang penuh dan dipaksa untuk naik kelas. Disamping itu, dipastikan ada biaya tambahan, padahal sudah memiliki BPJS. Di Gianyar sendiri terdapat 6 Rumah Sakit Swasta dengan tipe C.

Rasionalisasi anggaran dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) masing-masing OPD menjadi penekanan dalam penyusunan Perubahan APBD 2018. Karena Pemkab. Gianyar tidak ingin defisit anggaran kembali terjadi. Sehingga dilakukan evaluasi perencanaan secara intensif. Plh. Bupati Gianyar yang juga Sekda Kab. Gianyar, Made Gede Wisnu Wijaya menegaskan itu saat penyampaian Pengantar Nota Keuangan Rancangan Perubahan APBD Gianyar 2018 di Ruang Sidang Utama DPRD Kab. Gianyar pada hari Senin, 3 September 2018. Disebutkan, RAPBD Perubahan 2018, dirancang secara terintegrasi sehingga pemanfaatan sumber daya yang tersedia dapat dipergunakan secara efektif dan efisien. Salah satu upaya yang dilakukan adalah tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terlebih dahulu menyusun program yang menjadi kebutuhan utama untuk dianggarkan. Jika tahun sebelumnya anggaran terlebih dahulu digelontorkan, tapi tidak demikian untuk rancangan perubahan tahun 2018. OPD terlebih dahulu harus menyusun kegiatan yang tertuang dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang menjadi target, setelah itu baru dianggarkan. Jika didalam SAKIP tidak ada target, maka tidak bisa dianggarkan. Ini yang dirasionalisasi sehingga pengelolaan anggaran efektif dan efisien.

Penetapan melalui Rapat Paripurna Istimewa Pengumuman Hasil Penetapan Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Gianyar terpilih di Gedung DPRD Kabupaten Gianyar, Senin, (27/8). Paket Aman terpilih dengan porelahan suara 193,923, mengalahkan pasangan calon Tjokorda Raka Kerthyasa  SSos MSi - Pande Istri Maharani Prima Dewi SE MM (Paket Kertha-Maha) dengan 93,336 suara. Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Kab. Gianyar Drs. I Wayan Tagel Winarta dihadiri Plh. Bupati Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya, Wakil DPRD Kab. Gianyar Drs. I Made Togog, MSi dan I Ketut Jata, SH,  Bupati Gianyar/Wakil Bupati Gianyar terpilih, I Made Mahayastra/Anak Agung Gde Mayun, serta pejabat di lingkungan Pemkab Gianyar. Ketua DPRD Kab. Gianyar Drs. I Wayan Tagel Winarta mengatakan, paripurna ini setelah DPRD Gianyar menerima SK KPU Gianyar Nomor : 126/Pl.03.7-Kpt/5104/Kpu.Kb/Vii/2918 tanggal 26 Juli 2018 tentang Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Gianyar Tahun 2018. Ketua DPRD Kab. Gianyar menambahkan, pelantikan Bupati/Wabup Gianyar ini akan dilaksanakan Kamis (20/9) di Pemprov Bali.

Page 1 of 4

User Login

Brown Blue Orange