ZT Mira - шаблон joomla Окна
Sunday, July 21, 2019

Rapat Paripurna Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Gianyar tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Gianyar Tahun Anggaran 2018 (Senin, 10 Juni 2019) Featured

Rate this item
(0 votes)

Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, SST.Par.MAP menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Gianyar tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Gianyar Tahun Anggaran 2018 dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, pada hari Senin, 10 Juni 2019. Dalam pertanggungjawabannya Bupati Gianyar menyampaikan, ”Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan terdapat  tujuh  jenis laporan yaitu laporan Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Neraca, Laporan Operasional, Laporan Arus Kas, Laporan Perubahan Ekuitas dan Catatan Atas Laporan Keuangan,”.

Rapat Paripurna yang dibuka Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gianyar, Drs. I Made Togog, MSi dihadiri Anggota Dewan, Wakil Bupati Gianyar dan  Sekda Kab. Gianyar. Secara garis besar, Bupati Gianyar menyampaikan Pendapatan Daerah yang direncanakan Rp.2,052 trilyun lebih sampai berakhirnya tahun anggaran 2018 Rp.2,002 trilyun lebih 97,59 persen.  Rincian realisasi penerimaan tersebut meliputi Pendapatan Asli Daerah (PAD) direncanakan Rp.805 milyar lebih, terealisasi Rp.770 milyar lebih 95,58 persen. Pendapatan Transfer direncanakan Rp.1,192 trilyun lebih, terealisasi Rp.1,176 milyar lebih 98,6 persen. Lain-lain pendapatan yang sah, terdiri dari Pendapatan Hibah direncanakan sebesar Rp.53 milyar lebih, terealisasi Rp.56 milyar lebih 105,19 persen. Pendapatan ini berasal dari Dana BOS APBN dan Program Hibah Air Minum Perkotaan yang bersumber dari APBN Tahun 2018. Lebih lanjut dikatakan, Belanja Daerah Tahun 2018 direncanakan Rp.1,900 trilyun lebih, terealisasi sebesar Rp.1,785 trilyun lebih 93,99 persen. Dimana terdapat efesiensi belanja sebesar Rp.114,15 milyar lebih 6,01 persen. Adapun rincian anggaran dan realisasi Belanja Daerah terdiri dari, Belanja Operasional direncanakan Rp.1,577 trilyun lebih, terealisasi Rp.1,488 trilyun lebih 94,36 persen. Belanja Modal direncanakan Rp.321 milyar lebih, terealisasi Rp.297 milyar lebih 92,3 persen. Belanja Tak Terduga direncanakan Rp.500 milyar lebih, terealisasi nol persen. Belanja transfer direncanakan Rp.260,877 milyar lebih, terealisasi Rp.260,865 milyar lebih 99,99 persen. Pembiayaan Daerah Tahun Angaran 2018 terdiri dari Penerimaan Daerah direncanakan Rp.153 milyar lebih, terealisasi Rp.140 milyar lebih 91,60 persen. Realisasi tersebut bersumber dari SILPA tahun 2017 dan Penerimaan Pinjaman Daerah. Sementara Pengeluaran Daerah direncanakan Rp.44,125 milyar, terealisasi Rp.44,149 milyar 100,06 persen. Bupati Gianyar mengimbuhkan, Penerimaan Pendapatan Daerah lebih rendah sebesar Rp.49 milyar lebih dari yang direncanakan. Hal tersebut disebabkan dampak erupsi Gunung Agung sehingga terjadi penurunan di beberapa sektor penerimaan pajak daerah dan penurunan penerimaan dana transfer baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi,”. Dikatakan pula, realisasi Belanja Daerah juga lebih rendah Rp114 milyar lebih dari yang dianggarkan. Ini terjadi karena adanya efesiensi pengeluaran belanja. Diantaranya dari Belanja Operasi, Modal, serta Transfer. Nilai surplus/defisit ditambahkan pembiayaan Netto menghasilkan Sisa Lebih Perhitungan APBD 2018 sebesar Rp.51 milyar lebih. “Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI Perwakilan Provinsi Bali, Kabupaten Gianyar memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Hasil ini patut disyukuri dan tentunya tidak terlepas atas dukungan semua pihak yang telah bekerja keras sesuai norma-norma hukum demi kemajuan Kabupaten Gianyar,”. Selain menyampaikan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2018, Bupati Gianyar juga menyampaikan Ranperda tentang Penanaman Modal pada Perumda Gianyar. Ranperda ini diusulkan untuk ditetapkan bersama, guna memperkuat struktur permodalan dan menjaga likuiditas serta pengembangan Perumda Gianyar. Di samping itu, sebagai upaya mendorong pertumbuhan perekonomian daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan Pendapatan Daerah yang bersumber dari bagi hasil laba perusahaan daerah.

 

Read 54 times
Login to post comments

DPRD Twitter

Please specific twitter username in backend or you can not see anything!

Hubungi Kami

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

User Login

Brown Blue Orange