ZT Mira - шаблон joomla Окна
Friday, September 18, 2020

Rapat Paripurna Penyampaian Pengantar Raperda APBD Perubahan 2020 (31/8/2020) Featured

Rate this item
(0 votes)

Agenda Rapat Paripurna DPRD Kab. Gianyar terkait Penyampaian Pengantar Raperda APBD Perubahan 2020 dilaksanakan pada Senin, 31 Agustus 2020 di Ruang Sidang Utama DPRD Kab. Gianyar. Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kab. Gianyar Drs. I Wayan Tagel Winarta yang didampingi Wakil Ketua DPRD Kab. Gianyar I Gusti Ngurah Anom Masta dan Drs. Ida Bagus Gaga Adi Saputra, MSi. Hadir juga Wakil Bupati Gianyar A.A. Gde Mayun, SH, Forkompinda dan sejumlah OPD Pemkab. Gianyar. Dalam sambutannya, Bupati Gianyar I Made Mahayastra, SST.Par.MAP mengatakan, Raperda APBD Perubahan perlu disusun untuk menyesuaikan akibat terjadi perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi Kebijakan Umum APBD, serta disepakatinya Raperda tentang Laporan Pertanggungjawaban APBD 2019, sehingga perlu diadakan penyesuaian atas capaian SILPA 2019 yang dijabarkan dalam kegiatan APBD 2020. Bupati Gianyar mengatakan, "Kita harus selalu menyelaraskan Kebijakan Pembangunan daerah dengan kebijakan pemerintah yang dituang setiap tahun anggaran".

Dalam kesempatan tersebut dijelaskan, selai alasan tersebut, perubahanAPBD 2020 diperlukan karena ada perkembangan keadaan yang berakibat perubahan prakiraan pendapatan dan biaya serta untuk memenuhi aspirasi masyarakat yang belum terpenuhi saat penyusunan APBD 2020. Bupati Gianyar menyebutkan, Dampak Pandemi Covid-19 juga mengakibatkan perubahan pembiayaan yang telah diprediksi. Diungkapkan, Perubahan APBD 2020 pendapatan direncanakan Rp.2,246 triliun lebih. PAD Rp.1,027 triliun lebih, dana perimbangan Rp.864,894 milyar lebih dan pendapatan daerah yang sah sebesar Rp.354,100 milyar lebih. Dijelaskan lagi, PAD direncanakan Rp.1,027 triliun lebih ini mengalami penurunan Rp.202,320 milyar lebih atau 26,45 persen dibandingkan pendapatan asli daerah tahun berjalan. Dana perimbangan APBD 2020 direncanakan Rp.864,894 milyar lebih, turun sebesar Rp.88,972 milyar lebih dibandingkan anggaran tahun berjalan. Bupati Gianyar mengungkapkan, Penurunan ini disebabkan penerimaan DAU dan DAK turun. Sedangkan pendapatan daerah yang sah mengalami penurunan Rp.11,099 milyar dari anggaran tahun berjalan. Pada APBD Perubahan direncanakan Rp.354,100 milyar lebih. Penurunan ini terjadi karena penerimaan dari kewajiban bagi hasil dan BKK Provinsi Bali mengalami penurunan.

 

Read 220 times
Login to post comments

User Login

Brown Blue Orange